Advertisements
jump to navigation

Kenapa kita harus mengalah pada bus dan truk besar, jangan egois June 6, 2018

Posted by orong-orong in Uncategorized.
trackback

Orongorong.com

Hello sobat semua, dimana pun anda berada. Dari pada mengorbankan nyawa seluruh penumpang bus, lebih baik nyawa 1 or 2 orang pengendara motor yg hilang*

Kalimat di atas adlh berasal dari supir bus antar kota antar propinsi. Dari kalimat itu, mestinya pengendara motor mengerti betapa rapuhnya posisi mereka di jalan raya, terutama jika berada di depan, di belakang, maupun di samping bus/truk.

Jadi jika misalnya Anda sedang naik motor di jalan raya, *mengalahlah* pada bus/truk besar. Ini demi kepentingan nyawa Anda sendiri. Jika truk/bus tsb sibuk mengklakson *anda untuk minggir, maka berusalah rendah hati & sabar* Jangan dimasukkan ke hati mengenai klakson ber-tubi’s & keras tsb. *Jangan baper … !!!*

Inilah hal yg wajib diketahui oleh pemotor maupun pengendara mobil di jalan raya jika berhadapan dgn bus maupun truk.

Kita harus menanamkan konsep begini: *Truk yg biasanya mengangkut hasil bumi, sayuran, bahan bangunan, kontainer dsb* sangat berjasa bagi perekonomian.
Mereka memiliki kepentingan yg cukup besar.
Konsep lain:
*Bus membawa penumpang banyak, antara 24 hingga 80 orang, dgn demikian kepentingannya jauh lebih besar dari 1 atau 2 pemotor*

Supir truk trailer bisa saja mengerem mendadak jika ada pemotor yg jatuh di depannya. *Tapi jika dia melakukan itu, bagian belakang atau muatannya akan tidak stabil, lari ke kanan/ke kiri. Jika ada banyak pemotor di sisi kanan, kirinya akan terserempet & tergilas*

Jadi supir tsb dg terpaksa akan membiarkan pemotor yg jatuh tsb tergilas. Pilihan yg sulit namun logis.

Jika kita di belakang bus/truk, berilah jarak lebih kurang 50 – 100 meter. Kalau truk/bus di depan menghidupkan lampu sen kanan, jangan coba mendahului, itu artinya ada kendaraan dari arah berlawanan. Kalau mau mendahului truk, gunakan perhitungan.

*Misalnya panjang truk 12 meter, panjang mobil 4 meter, itu artinya kita harus punya ruang untuk mendahului truk sebanyak 4 hingga 5 kali panjang mobil/motor*

Jika truk/bus sudah menghidupkan lampu sen kiri & lampu sennya menyala, kita boleh segera menghidupkan lampu sen kanan mobil/motor kita & mendahului truk/bus tsb. Jangan lupa kasih kode klakson 2 kali. Itu sebagai tanda ucapan terima kasih, mereka semua sudah paham akan kode tsb.

Kita harus mengerti bahwa tidak gampang supir mengendalikan truk/bus sebesar itu di jalan yg padat dg kendaraan kecil melaju di sekitarnya. Intinya *kita harus extra hati jika berada di dekat truk/bus besar*

*Jangan pernah berhenti mendadak di depan truk bermuatan jika jarak Anda dengan truk di bawah 12 meter.* Nyawa Anda akan melayang, jika bukan nyawa Anda, nyawa orang di sekitarnya.
Perhatikan terus lampu sen truk/bus di depan kita.
Pastikan lampu belakang & depan motor hidup, karena tidak mudah melihat keberadaan motor yg lampu belakang dan depannya mati.
Tingkatkan kesabaran, jangan gampang marah terhadap supir truk/bus, apalagi truk trailer & bus malam. Karena beban yg dipikul supir tsb banyak, selain muatan mereka juga harus memikirkan kehidupan keluarga mereka.

Semoga bermanfaat terutama bagi yg akan pulang mudik lebaran

Selamat mudik .keep safety ridding

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: