jump to navigation

Kenapa Pedrosa? April 28, 2014

Posted by orong-orong in Uncategorized.
trackback

Gambar

Hai bro and sis sekalian, apa kabarnya? semoga dalam keadaan baik-baik saja. Masih saja terngiang-ngiang race motogp tadi malam dan menyisakan beberapa pertanyaan yang ada di pikiran. Race memang sudah usai dan terlihat seru pada awal – awal lap karena pada saat itu jarak antara para raider menempel ketat.

Nah tahukah anda dengan pedrosa? menurut ane nich pedrosa memang sangat kuat fight dengan pembalap pabrikan sebelah dan para pembalap open class. Namun kenapa ya pedrosa kalau di depannya marc marques kok rasanya ogah-ogahan fight seperti pada kepada kompetitor. Seperti semalam semangat banget fight dengan pembalap yamaha yakni rossi dan lorenzo namun giliran sama dengan marc marques kok tidak berani habis-habisan.

Sepertinya memang dari dulu pada musim 2013 kenapa ya pedrosa itu sungkan dengan marc marques untuk fight habis-habisan dan menunjukkan kalau dirinya memang pembalap top. mungkinkah ini perintah dari HRC atau memang pedrosa tidak berani fight dengan marques? atau memang sudah tahu pasti nanti akan kalah.

Waktu semalam kan begitu semangatnya dia mengejar lorenzo hingga habis-habisan dan akhirnya dimenangkanya pada 2 lap terakhir. Memang patut di acungi jempol dengan kegigihanya melawan pabrikan sebelah namun sungkan dengan kompatriotnya. Apakah pedrosa hanya sebagai tameng untuk melindungi marques? silahkan memberikan opininya, silahkan di seruduk.

Gambar

salam kebo putih

 

Comments»

1. andhi_125 - April 28, 2014

team order-kah?? 😉

orong-orong - April 28, 2014

weleh sakke kalau cuma jadi team order, senior lho

andhi_125 - April 28, 2014

ah, jare sopo senior? wong isih cilik ko (awak-e) :mrgreen:

orong-orong - April 28, 2014

seneng istri orang, cilik sih cilik pikirane wis dewasa. wkwkwkwk

2. Aa Ikhwan - April 28, 2014

sudah suratan takdir buat pedrosa 😀

orong-orong - April 28, 2014

waduh mending pindah suzuki aja

Aa Ikhwan - April 28, 2014

nemenin rafid topan ? :mrgreen:

orong-orong - April 28, 2014

betul itu, ikut omr ip 150

3. kang_ulid - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

waduh kasihan juga yah

kang_ulid - April 28, 2014

La iyo…

4. KomMotor - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

hayah

5. cahyadip - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

keep safety riding

cahyadip - April 28, 2014

Halah he he

orong-orong - April 28, 2014

ingat keluarga dirumah menunggu

cahyadip - April 28, 2014

Hi hi iya betul

6. warungasep - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

usia

7. monkeymotoblog - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

ndlongop lihat RCV kencang

8. prasetyo676 - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

jangan panas2 ntar ndlosor lho

prasetyo676 - April 28, 2014

Hehehe..

9. Mas Sayur - April 28, 2014

main aman paling..

orong-orong - April 28, 2014

wah safety riding berarti

10. Kobayogas - April 28, 2014

Lorenzonya aja yang semakin pelan, DaPednya semakin kenceng, liat kesempatan ya geber dong..masa mau iring2an hehee

https://kobayogas.com/2014/04/27/rendezvouz-riding-with-kawasaki-z250-2013-unforgettable-moment/

orong-orong - April 28, 2014

kan sefety riding

11. budi - April 28, 2014

1. Keliatan masih kerasa jelek feel bannya di awal-awal. Begitu udah cocok feel bannya, ngebut terus kan? Malah diakhir ngedeketin m93.
2. Kalo pembalap mikir team, mending cari aman buat ngumpulin poin. Kalo ada kesempatan bagus, nyalip bolehlah. Cuma yang utama : poin pabrikan. Mungkin gitu pikiran pedrosa.
Balapan milyar2an intinya kan cuma ngiklan sponsor. Apalagi kelas profesional, mikirnya gaji, bukan prestasi.
Kita mah penonton, ga paham skenario masing2 team. Cukup nyaksiin dengan fun, pelajarin teknik-tekniknya, pilih mana teknik yang patut dicontoh dan mana yang jangan dicontoh, buat bekal praktek dijalan raya

orong-orong - April 28, 2014

lho balapan buat praktik di jalan raya

12. macantua - April 28, 2014
orong-orong - April 28, 2014

mosok yo team order

macantua - April 28, 2014

sapatau begitu lek…

orong-orong - April 28, 2014

bisa jadi

13. Kompilasi Blog yang Bahas MotoGP Argentina | Mercon Motor™ - April 28, 2014

[…] Kenapa Pedrosa? […]

14. dewa - April 28, 2014

Profesional,pintar bawa diri,tahu di 2 race awal kalah dgn Marquez jadi mendukung Marquez yg lagi bersinar,dibantu poles supaya tambah mengkilap.kalau mau gontok2kan seperti Lorenzo-Rossi sebelum keDucati bakal bahaya buat dapur,takut Marquez bilang keManajer:”pilih gue ape die?”

orong-orong - April 28, 2014

akhirnya pindah ke suzuki dan jadi pembalap utama

15. gaplek mania - April 28, 2014

sepertinya kurang nekat om.kalo marquez dan pesrosa saya yakin skill mirip2 tapi bedanya marquez type fighter.ibarate yen ora juara mending ndlosor sisan.kalo pedrosa type kalem.. dia ini kurang jiwa fighternya..

orong-orong - April 28, 2014

Betul itu, pantang menyerah marc

16. ABS ½ KOPLINK - April 28, 2014
17. Mase - April 28, 2014
18. ipanase - April 29, 2014

karena eh arena


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: