Advertisements
jump to navigation

Menikah Muda, kenapa tidak November 1, 2013

Posted by orong-orong in Uncategorized.
trackback

Gambar
Menikah diwaktu muda mungkin ada sebagian orang yang menafikan tentang keindahan dan kenikmatan yang dirasakan bagi pasangan tersebut. Banyak hal miring yang dilontarkan oleh beberapa orang untuk menggunjingkan pemuda yang berani menikah, sedangkan umurnya masih muda. Ada yang beranggapan bahwa masa muda adalah masa untuk senang-senang, masa untuk mewujudkan mimpi, masa bebas untuk berbuat sekehendak hati dll. 
 
Anggapan tersebut ternyata tidak semuanya benar. Adakalanya masa muda adalah masa yang kritis dan berbahaya sekaligus rentan. Jika saja sangpemuda tidak pandai membentengi diri, niscaya akan banyak dari mereka yang terjerumus kelembah kemaksiatan. Perzinahan, pemerkosaan, pembunuhan dll. Itu semua akibat lemahnya iman yang ada pada diri pemuda.
 
Oleh karenanya Rasulullah SAW memerintahkan bagi mereka yang ‘mampu’ untuk segera menikah:
 
يَامَعْشَرَ الشَّبَابِ: مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.
 
“Wahai kaum muda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” Shahiih al-Bukhari (IX/112, no. 5066)
 
Berikut ulasan tentang indahnya, nikmatnya nikah, dan sekaligus sangkalan atau bantahan bagi mereka yang belum berani menikah diusia muda:
 
1. Ada yang mengatakan bahwa nikah di usia muda dapat membebani seorang pemuda dalam mencari nafkah untuk anak dan istrinya. 
 
Hal ini tidak selamanya benar, dan tidak perlu merasa ketakutan akan kekurangan rezeki. Sesungguhnya jika kita menyadari dan yakin dengan sepenuhnya, menikah itu membawa keberkahan dan kebaikan bagi suami dan istri. Menikah atas dasar lillahita’ala demi menjaga hati dan diri agar tidak terjerumus dalam kenistaan, berarti orang tersebut telah menjalankan apa yang Rasulullah perintahkan sesuai dengan hadits diatas.
 
Pastikan diri kita selalu sadar bahwa semua rizki itu di tangan Allah sebagaimana firman-Nya,
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللهِ رِزْقُهَا
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.” (QS. Hud: 6)
Jika engkau menjalani nikah, maka Allah akan memudahkan rizki untuk dirimu dan anak-anakmu. Allah Ta’ala berfirman,
نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُم
Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka.” (QS. Al An’am: 151
 
 
2Nikah di usia muda akan membuat lalai dalam menuntut ilmu dan menyulitkan dalam belajar
 
Alasan kedua ini juga tidak benar. Siapa bilang menikah muda menghambat kita dalam mencari ilmu? Siapa bilang nikah menyulitkan kita dalam belajar? Yang berani mengatakan demikian, pasti mereka ini belum merasakan nikmatnya belajar sambil bercanda ria dengan pasangan yang halal. Benarkah?
 Gambar
Sungguh salah sekali jika menikah itu menghambat karir kita, malahan justru sebaliknya. Menikah muda yang diiringi dengan mengejar karir itu memiliki keistimewaan tersendiri. Jika kita segera menikah, maka akan lebih mudah untuk mendapat ketenangan jiwa dan mendapatkan penyejuk hati karena anak maupun istri. Bahkan istri tersebut dapat lebih menolong kita untuk mendapatkan ilmu. Jika jiwa dan pikiran telah tenang karena istri dan anak, maka kita akan semakin mudah untuk mendapatkan ilmu.
Adapun seseorang yang belum menikah, maka pada hakikatnya dirinya terus terhalangi untuk mendapatkan ilmu. Jika pikiran dan jiwa masih terus merasakan was-was, maka ia pun sulit mendapatkan ilmu. Namun jika ia bersegera menikah, lalu jiwanya tenang, maka ini akan lebih akan menolongnya. Inilah yang memudahkan seseorang dalam belajar dan tidak seperti yang dinyatakan oleh segelintir orang.
 
Ketahuilah bahwa Allah sendiri telah berjanji untuk senantiasa menolong orang yang berani menyempurnakan sunah Rasulullah SAW tersebut. Dalam hadits dikatakan:
 
ثلاثة حق على الله عونه: الناكح الذي يريد العفاف و المكاتب الذي يريد الأداء و الغازي في سبيل الله (رواه أحمد و الترمذي و الحاكم)
 

“Ada tiga golongan yang pasti akan ditolong oleh Allah SWT. Yaitu:

 
1, Orang yang menikah karena menjaga kehormatannya
2. Budak yang mengadakan perjanjian dengan tuannya untuk memerdekakan dirinya dengan bayaran tebusan tertentu
3. Orang yang berperang dijalan Allah.
 
Menikah adalah ketetapan Allah untuk manusia yang seharusnya kita jalani, bukan semata-mata khayalan. Menikah termasuk salah satu pintu mendatangkan kebaikan bagi siapa yang benar niatnya. Dan dengan segera menikah kita akan semakin mudah mendapatkan kebaikan dan keberkahan. 
 
Lantas, kenapa tidak segera menikah?
semoga berguna
Gambar
salam kebo putih
Advertisements

Comments»

1. ipanase - November 1, 2013

monggo yang mau duluan 😀

orong-orong - November 1, 2013

weleh, rung wani

2. Bapak'e Salma - November 1, 2013

betul sekali pak ustaz,
kalau boleh tahu, pak ustaz sendiri nikah umur berapa ya? 🙂

orong-orong - November 1, 2013

ane 24

Bapak'e Salma - November 1, 2013

sippp

3. isal - November 1, 2013

betul sekali gan..rizki semua udah Allah Ta’ala yg atur. bukan KB.. 🙂

orong-orong - November 1, 2013

yuph, rejeki sudah ada yang atur

4. athleteriders - November 1, 2013
orong-orong - November 1, 2013

sudah sempurna

athleteriders - November 1, 2013

semprulnya

orong-orong - November 1, 2013

malahan, nduwe bojo nduwe anak. kurang opo?

athleteriders - November 1, 2013

kurang lemu wkwkwkwk

orong-orong - November 1, 2013

tambah bojo

athleteriders - November 1, 2013

aaauuuwwwwww sakiiiiitttttttt

5. rusman - November 1, 2013

menikah muda, kenapa tidak
menikah lagi, sebaiknya pikir2 lagi deh 😀

orong-orong - November 1, 2013

hiks, bagi yang mampu

ekomoker - November 2, 2013

atas ane arep POLIGAMI :mrgreen:

6. widynurahman - November 1, 2013

pertamax gan ! 😀

orong-orong - November 1, 2013

weleh

7. brigade jalan raya - November 1, 2013

aw aw aw. setuju. pacaran yang sah ya habis nikah. klo gak mau punya anak dulu ya urusan dapur sendiri. mantu dan anaknya mesti ortunya gak rela langsung dilepas. ya kasih duit tambahan mesti lah. tanggung jawab ortu ke anak tuh.

orong-orong - November 1, 2013

siap lepas masa lajang

8. day_365 - November 1, 2013

Nikah dulu baru pacaran

orong-orong - November 1, 2013

sip

9. yogieza - November 1, 2013

mbojo ndang

orong-orong - November 2, 2013

sing urung kuwi

yogieza - November 2, 2013

aku urung tapi esih sante,urung keburu2.slow but sure is better than fast by accident 😀

orong-orong - November 2, 2013

ngeles iki, opo ra wani? kikikikik

yogieza - November 2, 2013

jiakakakakaka -_-

10. Duinnn - November 1, 2013

Motivasi joss,

orong-orong - November 2, 2013

nyoooos

11. Reza Rider Xeon - November 1, 2013

Klo ane udah mapan baru menikah, tpi skrg ane masih SMA dan jomblo

orong-orong - November 2, 2013

hiks, masih jomblo

12. kuro balap - November 2, 2013

paling enak nikahin temen sebangku waktu sma….wkwkwkwk

orong-orong - November 2, 2013

weleh jodohnya ternyata dekat

13. kuro balap - November 2, 2013

cedak bgt lek..tapi ora ngerti lak kwi jodone..

orong-orong - November 2, 2013

jodoh memang tak lari kemana

14. ari - November 2, 2013

ayo…bagi yang belum cepet nyusul (sambil lirik kiri kanan liatin si ipan yang belum kawin) 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: